AGAMA DALAM ELABORASI TERHADAP KETUHANAN
AGAMA DALAM ELABORASI TERHADAP KETUHANAN
-----------------------------------------------------------
Ben Michael Tan
Segala sesuatu hal yang
berkaitan dengan hubungan manusia lebih bijak dan adil ketika kita dalam sebuah
perjanjian [agreement] karna akan mengacu pada titik adil dan lebih manusiawi
dengan uraian beberapa SYARAT yang harus dipenuhi. Jelas dalam hal ini ATURAN
menjadi dasar akan sebuah perjanjian itu dibuat.
Berbeda ketika TUHAN menawarkan sebuah AGAMA kepada manusia untuk
diimaninya, Tuhan tidak pernah menawarkan SYARAT untuk mereka, tetapi Tuhan
hanya menampilkan PILIHAN yang akan dipilih oleh manusia itu sendiri.
Manusia sekrang banyak yang tidak malu, Memaksa menolak prinsip bahwa “AGAMA
itu tanpa syarat”, mereka ini selalu mengklaim kalo AGAMA punya syarat,
begitulah kesombongan manusia dimata TUHAN untuk semesta alam. Justru itulah
AGAMA banyak disalah gunakan oleh para oknum2 yang disebut MANUSIA.
Dalam Islam, dengan jelas Posisi TUHAN
adalah sebagai penolong. Jika manusia tersebut PERCAYA-YAKIN-MENGIMANI. Jika
tidak Tuhan tidak akan memberikan kehendakNya.
APAKAH TUHAN MEMPUNYAI SYARAT ?
Tuhan menawarkan kepada manusia untuk sebuah pengakuan dalam islam dinamakan
SAHADAT, dan disini bukan merupakan TUHAN punya SYARAT dan jangan dijadikan ini
adalah sebuah PERSYARATAN, tetapi bahwasanya Allah SWT menyatakan kepada Semua
semesta Alam ini. [karna hokum Allah SWT tidak sama dengan hokum manusia,
dialek Allah SWT tidak akan sama dengan manusia, karena manusia makhluk yang
diciptakan-Nya], agar manusia tidak menciptakan TUHANNYA sendiri.
Allah
menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia [QS 3:18]
Tetapi sebaliknya JIKA AGAMA ITU DIBUAT OLEH MANUSIA, maka AGAMA tersebut
tentulah mempunyai SYARAT yang harus dipenuhi sebelum masuk kedalam AGAMA
tersebut. Justru itu Allah SWT sangat senang kepada manusia yang mengunakan
Akalnya engan baik, bukan berdiri pada sisi gelap dari PAHAM AGAMA [yang
dilahir oleh sekelompok manusia] [QS 10:100]
"ISLAM AJARAN TANPA SYARAT, ISLAM BUTUH HANYA TUNDUK PATUH DAN
ISLAM TIDAK BUTA"
ISLAM "tanpa syarat"
mengeleborasikan konsep "IKHLAS dan TUNDUK PATUH"
Katakanlah:
"Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah
Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan
hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati,[QS 2:139]
Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus ? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya. [QS 4:125]
Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada Allah dan tulus ikhlas agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar. [QS 4:146]
Tiada dosa atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, [QS 9:91]
Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam".[QS 2:131]
dan selanjutnya, banyak dasar didalam alquran mengatakan ISLAM itu agama tanpa syarat [tunduk patuh] .....
ISLAM TIDAK BUTA meng eleborasikan Islam adalah bukan ajaran dongeng belaka dan menduga duga. Dan diantara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al Kitab , kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga . Maka kecelakaan yAng besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan. [QS 2:78-79]
Dan perumpamaan orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja . Mereka tuli, bisu dan buta, maka mereka tidak mengerti. [QS 2:171]
APA SAMA ORANG YANG MELIHAT DAN BUTA ??
Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak aku mengetahui yang ghaib dan tidak aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan?" [QS 6:50]
Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus ? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya. [QS 4:125]
Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada Allah dan tulus ikhlas agama mereka karena Allah. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar. [QS 4:146]
Tiada dosa atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, [QS 9:91]
Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam".[QS 2:131]
dan selanjutnya, banyak dasar didalam alquran mengatakan ISLAM itu agama tanpa syarat [tunduk patuh] .....
ISLAM TIDAK BUTA meng eleborasikan Islam adalah bukan ajaran dongeng belaka dan menduga duga. Dan diantara mereka ada yang buta huruf, tidak mengetahui Al Kitab , kecuali dongengan bohong belaka dan mereka hanya menduga-duga . Maka kecelakaan yAng besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan. [QS 2:78-79]
Dan perumpamaan orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja . Mereka tuli, bisu dan buta, maka mereka tidak mengerti. [QS 2:171]
APA SAMA ORANG YANG MELIHAT DAN BUTA ??
Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak aku mengetahui yang ghaib dan tidak aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah: "Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan?" [QS 6:50]
"ISLAM AJARAN TANPA SYARAT, ISLAM BUTUH HANYA TUNDUK PATUH DAN
ISLAM TIDAK BUTA"
Demikian kerangka pikir pada sisi terang dalam mengeleborasikan ISLAM yang
di tawarkan oleh TUHAN, akan jelas jika kita mau berpikir kepada ruang yang TIDAK
mengedepankan sebuah SYARAT, karena pada hakikatnya manusia itu adalah UMAT
YANG SATU.
Manusia itu adalah umat yang satu. , maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkann itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.[QS 2:213]
Jika Allah SWT punya syarat tentulah perkembangan manusia dalam
zaman per zaman tidak akan berubah. Dan dari pemahaman yang keliru ini manusia
banyak mengatakan bahwa ALLAH SWT itu tidak ADIL dan tidak kita pungkiri banyak
manusia saat sekrang tidak mempercayai Allah SWT sebagai pencipta alam ini. Karna manusia
berupaya membuat doktrin yang menolak ISLAM AJARAN TANPA SYARAT.
Jazak’Allah khair


0 komentar: